Navigasi Halaman : Beranda » Liga Italia » Icardi: Setelah Top Skorer, Kini Jadi Kapten

Icardi: Setelah Top Skorer, Kini Jadi Kapten

Icardi: Setelah Top Skorer, Kini Jadi Kapten

Icardi: Setelah Top Skorer, Kini Jadi Kapten

Bolabos.com Р Awalnya Mauro Icardi datang ke Inter Milan untuk jadi pendulang gol untuk tim tersebut. Tapi status lebih tinggi dia dapatkan ketika ban kapten melingkar di lengannya hanya dalam waktu singkat.

Striker asal Argentina itu digaet Inter dari Sampdoria pada 2013 lalu dan langsung jadi andalan di lini depan Nerazzurri. Total sudah 38 gol dibuatnya dari 76 penampilan termasuk 22 gol yang menjadikannya top skorer Serie A musim lalu bersama Luca Toni.

Performa oke itu membuat sempat diincar klub-klub besar Eropa hingga akhirnya Icardi memutuskan bertahan dan memperpanjang kontraknya. Inter tentu tak ingin kehilangan salah satu bintangnya tersebut, setelah harus merelakan kepergian Mateo Kovacic.

Tak cuma kontrak baru, Icardi pun mendapat jabatan prestisius lainnya yakni sebagai kapten tim, menggantikan peran Andrea Ranocchia yang sejak Javier Zanetti pensiun didapuk jadi penerusnya. Ranochhia sendiri saat ini memang bukan lagi pilihan utama Roberto Mancini.

Jabatan kapten di tim asal kota mode itu memang tak sembarangan mengingat nama-nama besar seperti Giacinto Fachetti, Giuseppe Bergomi, dan Zanetti pernah memakainya. Bahkan ketiga nomor punggung mereka pun dipensiunkan.

Maka wajar jika Icardi pun terkejut dirinya langsung diangkat jadi kapten tim musim ini oleh Mancini, meski baru tiga tahun berseragam biru-hitam dan terhitung masih berada di usia muda, yakni 22 tahun.

“Jujur saja, ketika saya datang ke Inter, saya tidak mengharapkan sama sekali menjadi kapten. Saya hanya ingin mencetak banyak gol dan tampil hebat,” tutur Icardi seperti dikutip Football Italia.

“Ada pilihan yang diambil untuk saat ini dan juga berdasarkan satu momen ke momen lainnya, dan tidak direncanakan secara panjang. Memang sudah ada kabar tersebut di media saat pramusi, dan saya pun akhirnya diberi ban kapten ketika musim dimulai,” sambungnya.

“Saya pertama kali mengenakannya saat melawan Atalanta, saya tidak beruntun karena langsung cedera. Lalu kedua kalinya saya kenakan saat melawan Milan dan didedikasikan untuk Javier Zanetti atas pencapaiannya selama bermain di sini. Saya membuat spesial untuknya.”

“Mungkin untuk beberapa laga yang sangat penting, saya akan membuat ban kapten khusus,” tuntasnya.

By Bolabos.com