Navigasi Halaman : Beranda » Liga Indonesia » Dikatakan Melanggar Hukum, PSSI Minta Kepolisian Untuk Memproses Piala Kemerdekaan

Dikatakan Melanggar Hukum, PSSI Minta Kepolisian Untuk Memproses Piala Kemerdekaan

Dikatakan Melanggar Hukum, PSSI Minta Kepolisian Untuk Memproses Piala Kemerdekaan

Dikatakan Melanggar Hukum, PSSI Minta Kepolisian Untuk Memproses Piala Kemerdekaan

Bolabos.comTim Transisi yang dibentuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tak main-main dalam menggelar turnamen Piala Kemerdekaan pada 15 Agustus mendatang. Apalagi, dana yang dianggarkan yakni sebesar Rp40 miliar.

Untuk sang juara, akan mendapatkan Rp1,5 miliar. Kemudian Rp1 miliar, untuk peringkat kedua, dan Rp750 juta untuk peringkat ketiga.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Azwan Karim, megungkapkan bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran. Oleh karena itu, diungkapkan Azwan, pihaknya meminta Kepolisian untuk memproses pelanggaran hukum atas UU SKN tersebut.

“Karena ini bukan delik aduan, polisi bisa langsung melakukan tindakan hukum. Namun, kalau dirasa perlu, PSSI akan melaporkan tindakan pelanggaran UU tersebut ke kepolisian. Nanti bagian legal PSSI akan menindaklanjuti,” ujar Azwan.

Ditambahkan, bahwa PSSI dianggap masih dalam status di sanksi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, sehingga tidak perlu meminta rekomendasi PSSI itu keliru. Karena, sejak tanggal 25 Mei 2015 lalu, SK Menpora nomor 01307/2015 telah ditetapkan untuk ditunda keberlakuannya hingga ada keputusan hukum tetap oleh PTUN Jakarta.

Sehingga, dilanjutkan Azwan, tidak ada alasan lantaran Menpora Imam masih banding dalam proses hukum di Pengadilan Tinggi.

“Semua orang yang mengerti hukum pasti memahami apa itu penundaan keberlakuan hingga ada putusan hukum tetap. Bagi orang yang taat hukum akan menjalankan,” pungkasnya.

Post by Bolabos.com