Navigasi Halaman : Beranda » Liga Indonesia » Iwan Setiawan: PS TNI itu ‘Nothing’

Iwan Setiawan: PS TNI itu ‘Nothing’

Iwan Setiawan: PS TNI itu 'Nothing'

Iwan Setiawan: PS TNI itu ‘Nothing’

Bolabos.comBagi pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC), Iwan Setiawan menyatakan jika tak ada satu pun pemain PS TNI yang harus diwaspadai oleh anak asuhnya. Menurut Iwan, dirinya tidak terlalu memperdulikan tim asuhan Suharto AD ini.

“Kami tidak terlalu memperdulikan PS TNI, kami lebih peduli dengan taktik tim kami. Karena buat kami PS TNI bukan apa-apa, bukan sandungan. Sepanjang kami fokus, sepanjang kami konsentrasi,” ujar Iwan.

PS TNI mendapat apresiasi positif usai menaklukkan Surabaya United dengan skor 2-1, Minggu (15/11) lalu. Kecepatan dan kegigihan Legimin Raharjo dan kawan-kawan dinilai sebagai kunci kemenangan PS TNI.

Namun Iwan Setiawan mempunyai pandangan lain tentang PS TNI. “Mereka tidak ada yang cepat. Cepat bagaimana? Itu karena Surabaya United yang bodoh karena tidak bisa lari,” papar Iwan ketika ditemui kami, Selasa (17/11) siang di Best Western Papilio Hotel Surabaya.

Iwan juga menganggap PS TNI tidak mempunyai pemain yang menonjol. Termasuk dua pemain yang mencetak gol ke gawang Surabaya United, adalah Manahati Lestusen dan kapten tim Legimin Raharjo. “Tidak ada yang menonjol. Lestusen? Buktinya dia cadangan,” kata Iwan.

“Legimin pemain tua, guys. Dia tidak dipakai di Super League akhirnya dia turun kasta. Baru sekarang dia bisa menonjol,” lanjut mantan pelatih Persela Lamongan ini.

“Zaman bagus-bagusnya Legimin, kita tahu dia tidak hebat dalam heading. Tiba-tiba lawan Surabaya United dia bisa cetak gol dari heading. Berarti siapa yang pintar? Legiminnya atau Surabaya Unitednya yang goblok,” tambah pelatih asal Aceh ini.

Pun demikian dengan dua pemain lulusan Tim Nasional (Timnas) U-19, yakni kiper Ravi Murdianto dan striker Dimas Drajat. Bagi Iwan, mereka belum apa-apa. “Timnas U-19 itu masih belum apa-apa. Orang lihat pemain senior saja masih gemetar,” cetus Iwan.

Menangnya Timnas U-19 kita hemat? Orang dari Korea saja kalah kok. Setelah jadi juara disini, kita jadi bulan-bulanan di Myanmar. Hebat dari mana? Mereka belum apa-apa,” tandas Iwan.

Post by Bolabos.com