Navigasi Halaman : Beranda » Liga Champions » Persaingan Sengit Di Premier League, Buat Klub – Klub Inggris Kelelahan

Persaingan Sengit Di Premier League, Buat Klub – Klub Inggris Kelelahan

Persaingan Sengit Di Premier League, Buat Klub - Klub Inggris Kelelahan

Persaingan Sengit Di Premier League, Buat Klub – Klub Inggris Kelelahan

Bolabos.com – Arsene Wenger, pelatih Arsenal, membenarkan intensitas Premier League telah memakan korban diri mereka sendiri, dengan UEFA kini mengancam akan mengurangi jatah klub-klub Inggris menjadi tiga tempat saja.

Tim-tim Inggris gagal lolos ke babak-babak akhir selama tiga musim terakhir Liga Champions.

Wenger akan menjamu Olympiakos di Liga Champions pada Rabu dinihari WIB guna mencari cara untuk memperbaiki kampanye Grup F mereka setelah kalah secara mengejutkan terhadap Dinamo Zagreb dalam pertandingan pertama mereka.

Menurut pelatih asal Prancis itu, yang timnya berhasil mengalahkan Leicester City 5-2 pada hari Sabtu, sifat kompetitif dari tim-tim di liga domestik Inggris sudah menjadikan hidup jauh lebih sulit bagi klub-klub Inggris untuk berkompetisi di Liga Champions dan Liga Europa. “Tim-tim lain bisa mendominasi liga mereka,” kata Wenger.

“Olympiakos menang dengan nyaman pada hari Sabtu, mereka aman setelah 20 menit, ketika kami berada pada permainan dengan intensitas tinggi di Leicester.”

“Secara mental Anda tidak boleh menganggap ringan laga sebelum pertandingan Liga Champions, seperti yang tim lain bisa lakukan.”

“Misalnya Dinamo Zagreb bermain pada hari Sabtu dan mereka menarik keluar tiga pemain di babak pertama. Saya tidak bisa melakukan itu di Leicester.”

“Premier League sangat demanding dan memakan energi secara luar biasa. Mental lebih daripada fisik.”

Salah satu pemain yang Wenger mungkin sambut dengan gembira kembalinya ke Starting XI adalah Alex Oxlade-Chamberlain, yang tampil mengesankan di Piala Liga melawan Tottenham sebelum datang dari bangku cadangan di Stadion King Power.

Wenger mengatakan pemain internasional Inggris 22 tahun itu butuh berpikir lebih positif lagi.

“Saya melihat dia berlatih setiap hari, ia berdedikasi, fokus, lapar,” katanya.

“Ayahnya mengatakan ia hanya memiliki sedikit keyakinan diri dan saya bisa mengkonfirmasikan itu karena ia sangat kritis terhadap dirinya sendiri, tapi itu adalah sesuatu yang positif dan tanda olahragawan kelas dunia.”

“Anda harus, tentu saja, menemukan keseimbangan yang tepat, [yang] tidak senang dengan apa yang Anda lakukan tanpa merugikan kepercayaan diri.”

“Dia mungkin tidak cukup senang dengan penampilannya setelah permainan dan hanya melihat apa yang belum dilakukan dengan baik, tidak cukup dengan apa yang telah dilakukannya dengan baik.”

By Bolabos.com